I.
PENDAHULUAN
Bronkiektasis
diperkenalkan pertama kali oleh Laennec pada tahun 1989. Bronkiektasis dulu
dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang yang sudah berusia tua, namun
saat ini telah dikenal secara luas dengan frekuensi yang meningkat di seluruh
dunia dan dapat diderita oleh pasien dengan spektrum usia yang luas baik
laki-laki dan perempuan, tetapi prevalensi tertinggi adalah pada wanita berusia
tua. Pasien dengan bronkiektasis menderita batuk kronis berdahak yang produktif
dan pertumbuhan bakteri yang nyata yang mengakibatkan penurunan fungsi paru,
meningkatnya angka kesakitan dan dapat menyebabkan kematian dini (O’Donnel,
2008).