Saturday, September 28, 2013

Congestive Heart Failure

I.             IDENTITAS
Nama                     : Tn. S
Jenis kelamin          : Pria
Umur                      : 52 tahun
Status                     : Sudah menikah
Suku/Bangsa          : Madura/Indonesia
Agama                   : Islam
Alamat                   : Madura
Pekerjaan               : PNS
No. Rekam Medik  : 12.23.04.78
Pemeriksaan            : 30 Maret 2013
Tanggal MRS          : 29 Maret 2013

I.              KELUHAN UTAMA
Sesak

II.           ANAMNESIS
Pasien rujukan dari RS Sumenep
A.  Riwayat Penyakit Sekarang
Sesak sejak 10 hari sebelum datang ke IRD RSDS, memberat sejak 5 hari sebelum masuk ke IRD RSDS. Sesak “ngrongsong” dirasakan saat beraktivitas sehari-hari, saat istirahat sesak berkurang

Pterigium

BAB 1
PENDAHULUAN

Pterigium adalah satu dari beberapa kondisi mayor yang mengancam penglihatan di negara berkembang (Saerang, 2013). Pterigium merupakan pertumbuhan epitel konjungtiva bulbi dan jaringan ikat subkonjungtiva pada mata dan dapat menganggu penglihatan (Erry dkk, 2011). Kondisi ini menciptakan beberapa masalah, termasuk mata kering (dry eye), astigmatisme irregular, dan masalah kosmetik yang sulit diterima (Saerang, 2013). Pada tingkat lanjut, pterigium berpotensi menimbulkan kebutaan dan membutuhkan operasi kompleks untuk rehabilitasi visual secara penuh (Gazzar, 2002).
Distribusi pterygium tersebar di seluruh dunia, tetapi lebih banyak di daerah iklim panas dan kering yangmerupakan karakteristik dari daerah di sekitar khatulistiwa (Saerang, 2013). Di populasi, prevalensi pterigium bervariasi, mulai 1,2% di daerah perkotaan pada penduduk berkulit putih, sampai 23,4% pada populasi berkulit hitam di Barbados (Gazzar, 2002). Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007, prevalensi pterigium di Indonesia pada kedua mata didapatkan 3,2% sedangkan pterigium pada satu mata 1,9% dengan prevalensi yang meningkat dengan bertambahnya umur.  Jawa timur menduduki peringkat keenam di Indonesia dengan prevalensi 4,9% pada kedua mata, dan 2,7% pada satu mata (Erry dkk, 2011).

Hyper IgE Syndrome

STATUS PEDIATRI
I.                   DATA PRIBADI
1.      Nama               : An. C
2.      Umur               : 2 tahun
3.      Jenis Kelamin  : Perempuan
4.      Alamat                        : Kedung Baruk, Surabaya

II.                ANAMNESIS
1.      Keluhan Utama
Luka-luka di kepala gatal sering  kambuh + terdapat lapisan putih di mulut, Tdk disertai panas/ muntah/ diare/ batuk pilek
Riwayat sejak usia 2 hari terdapat bintik-bintik merah di kepala dan berpola seperti kupu-kupu yang sering kambuh dan dikira SLE.
Pasien tidak mencret, tidak panas, dan tidak batuk pilek. Nafsu makan dan minum baik. Pasien pernah periksa dan tes di poli PIPI 2x tetapi dinyatakan negatif.

Rhematoid Heart Disease

STATUS PEDIATRI
I.                   DATA PRIBADI
1.      Nama               : An. I
2.      Umur               : 8 tahun 5 bulan
3.      Jenis Kelamin  : Perempuan
4.      Alamat                        : Madura
5.      Orang tua        :
·      Ibu              : Ny. M.
·      Usia                        : 40 tahun
·      Pekerjaan    : Ibu Rumah Tangga
·      Pendidikan : Tidak sekolah

II.                ANAMNESIS
Pemeriksaan                : 18 Februari 2013
MRS                            : 13 Februari 2013
1.      Keluhan Utama
Saat ini tidak ada keluhan
2.      Kondisi saat ini
Pasien terbaring di bed tanpa O2 support. Saat ini pasien sudah tidak sesak, dada tidak berdebar-debar, tidak panas, tidak batuk, dan tidak pilek. Nyeri perut (-). Mual (-). Muntah (-).Nafsu makan dan minum baik. BAB/BAK seperti biasa.

DIARE AKUT DEHIDRASI RINGAN SEDANG

STATUS PEDIATRI
I. DATA PRIBADI
1.    Nama                      : By. AL
2.    Umur                      : 10 bulan
3.    Kelamin                  : laki-laki
4.    Alamat                    : Tanah Kali Kedinding
5.    Orang tua              
a)    Ayah
Nama                 : Tn. R
Umur                 : 28 tahun
Pendidikan        : SMA
Pekerjaan           : Swasta
b)   Ibu
Nama                 : Ny. F.
Umur                 : 23 tahun
Pendidikan        : SMA
Pekerjaan           : Ibu Rumah Tangga
II. ANAMNESIS
Tanggal pemeriksaan   : 17 Januari 2013
1.    Keluhan Utama      : Diare
2.    Penyakit Sekarang  :
Pasien mengalami diare sejak pagi hari, sehari SMRS. Sekali diare, volumenya + ½ gelas aqua. Frekuensi diare pada pagi itu + 3 kali. Diare berwarna kuning dengan konsistensi lembek. Tidak ada darah dan lendir. Pada malam harinya, diare bertambah sering, + 10 kali sampai pagi hari SMRS. Diare cair encer dengan sedikit ampas, berwarna kuning, tidak ada darah dan lendir.

NEONATAL PRETERM + BBLR + KMK

STATUS PEDIATRI
I. DATA PRIBADI
1.    Nama                      : By. Ny. SW
2.    Umur                      : 1 hari
3.    Kelamin                  : perempuan
4.    Alamat                    : Karangmenjangan
5.    Orang tua              
a)    Ayah
Nama                 : Tn. H
Umur                 : 35 tahun
Pendidikan        : SMA
Pekerjaan           : Swasta
b)   Ibu
Nama                 : Ny. SW
Umur                 : 28 tahun
Pendidikan        : SMA
Pekerjaan           : Ibu Rumah Tangga

II. ANAMNESIS
Tanggal pemeriksaan   : 6 Februari 2013
1.    Keluhan Utama      : Sesak
2.    Penyakit Sekarang  :

Infeksi Virus Dengue

STATUS PEDIATRI
I. DATA PRIBADI
1.    Nama                      : An. WA
2.    Umur                      : 13 tahun
3.    Kelamin                  : laki-laki
4.    Alamat                    : Gubeng Masjid Surabaya
5.    Orang tua              
a)    Ayah
Nama                 : Tn. R (Alm)
b)   Ibu
Nama                 : Ny. L
Umur                 : 50 tahun
Pendidikan        : SD
Pekerjaan           : Swasta

II. ANAMNESIS
Tanggal MRS              : 10 Februari 2013
1.    Keluhan Utama      : Panas
2.    Penyakit Sekarang  :